Tuntunan Salat Subuh Sesuai Putusan Tarjih Muhammadiyah

Salat subuh adalah 1 dari 5 salat wajib yang dikerjakan setiap hari oleh Muslim dan Muslimah yang akil balig sesuai waktu yang ditetapkan, khusus perempuan apabila datang periode maka diliburkan ibadah salat wajib ini.

Informasi

  • Dilaksanakan secara: Berjemaah
  • Jumlah Rakaat: 2
  • Kategori Salat: Jahr dari rakaat 1-2 pada saat baca surat
  • Lokasi: Wajib di Masjid bagi pria apabila tidak ada halangan, anak kecil dan perempuan dipersilakan tetapi tidak wajib di Masjid.

Tata Cara

  • Setiap sela-sela pergantian pergerakan wajib berhenti sejenak dengan tenang atau disebut thuma'ninah.
  • Makmum tidak boleh berbarengan dengan imam apalagi mendahului, makmum wajib mengikuti imam dalam salat.
  • Membaca doa iftitah hanya di rakaat pertama.

1. Berdiri Tegak

Pandangan mata harus menghadap ke arah tempat sujud, kondisi hati tenang dan berniat tanpa lafadz.

2. Takbiratul Ihram

Mengangkat tangan sejajar dengan telinga, jempol mengarah ke lobulus sambil mengucapkan, "Allahu Akbar", secara jahr untuk imam, sirr untuk makmum.

3. Bersedekap

Tangan kanan menggenggam pergelangan tangan kiri, posisi di depan dada. 

Membaca bacaan ini sesuai urutan:

  1. "Allahumma ba'id baini wa bayna khotoyaya kama ba'adta baynal masyriqi walmaghrib. Allahumma naqqini minal khotoya kama yunaqqats-tsawbul abyadhu minaddanas. Allahummagsil khotoyaya bilma-i wats-tsalji wal barad," secara sirr.
  2. Berta'awudz secara sirr.
  3. Basmalah secara sirr.
  4. Surat Al-Fatihah ayat 2-7 secara jahr.
  5. Mengucapkan Aamiiiin secara berjemaah.
  6. Surat selain Al-Fatihah di dalam Al-Quran.

Keterangan: Untuk nomor 2-4 dan 6 hanya berlaku untuk imam, sedangkan makmum cara membacanya secara sirr berdasarkan mendengarkan bacaan imam atau dari dalam hati tanpa terdengar dan mengganggu jemaah lain.

4. Bertakbir sambil mengangkat tangan

Pengucapan oleh imam jahr, makmum sirr.

5. Ruku'

Posisi badan membungkuk rata, pandangan ke tempat sujud, meletakkan kedua tangan di atas lutut sambil merenggangkan jari-jari dan membaca:

"Subhaanakallahumma robbana wabihamdika allahummaghfirli," secara sirr.

6. Bangun dari Ruku'

Posisi seperti no. 2, imam mengucapkan, "Sami'allahu liman hamidah," secara jahr disambung, "Rabbana walakal hamd," secara sirr. Untuk makmum hanya mengucapkan "Rabbana walakal hamd," secara sirr saat imam membaca, "Sami'allahu liman hamidah."

Apabila salat secara sendiri maka mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah, rabbana walakal hamd."

7. Iktidal

Pada posisi ini hanya fokus tumaninah sebelum sujud.

8. Sujud


Saat hendak sujud imam bertakbir jahr, makmum sirr dengan lutut terlebih dahulu menyentuh lantai.

Menekan 7 anggota badan ketika sujud:

  1. Dahi (kata Nabi sambil menunjuk hidungnya dengan tangan).
  2. Telapak tangan kiri.
  3. Telapak tangan kanan.
  4. Lutut kiri.
  5. Lutut kanan.
  6. Ujung jari-jari kaki kiri.
  7. Ujung jari-jari kaki kanan.

Kedua siku diangkat, tidak menempel tempat sujud.
Di antara perut sisakan sedikit ruang kosong.
Kedua tumit rapat/menempel.

Membaca, "Subhaanakallahumma robbana wabihamdika allahummaghfirli," secara sirr.

9. Duduk di antara 2 Sujud


Bangkit dari sujud untuk duduk dengan bertakbir, imam jahr, makmum sirr.

Posisi duduk sesuai iftirasy sebagai berikut:

  • Pandangan mata ke arah tempat sujud.
  • Duduk di atas telapak kaki kiri dan telapak kaki kanan tegak dengan jari-jari kaki menghadap kiblat.
  • Telapak tangan kiri diletakkan di atas antara paha kiri sampai lutut.
  • Telapak tangan kanan diletakkan di atas antara paha kanan sampai lutut
  • Jari-jari tangan rapat menghadap ke arah kiblat.

Membaca, "Allahummaghfirli warhamni wajburni wahdini warzuqni," secara sirr.

10. Sujud


Membaca takbir secara jahr untuk imam, sirr untuk makmum saat hendak sujud dan membaca, "Subhaanakallahumma robbana wabihamdika allahummaghfirli," secara sirr ketika sujud.

11. Duduk Sejenak

Imam membaca takbir secara jahr, makmum secara sirr ketika hendak berdiri.

12. Berdiri Tegak

Setelah posisi berdiri tegak, dilanjutkan bersedekap tanpa mengangkat tangan.

13 = 3 (Bersedekap)

14 = 4 (Bertakbir sambil mengangkat tangan)

15 = 5 (Ruku')

16 = 6 (Bangun dari Ruku')

17 = 7 (Iktidal)

18 = 8 (Sujud)

19 = 9 (Duduk di antara 2 sujud)

20 = 10 (Sujud)

21. Tahiyat Akhir

Imam membaca takbir secara jahr, makmum secara sirr ketika hendak bangkit dari sujud untuk duduk tawarruk.

Cara duduk tawarruk:

  • Duduk dengan bertumpu ke bokong bagian kiri.
  • Kaki kiri masuk ke sela-sela tulang kering kaki kanan, telapak kaki kiri lurus ke arah kanan.
  • Kaki kanan ditegakkan, jari-jari kaki kanan menghadap kiblat.
  • Tangan kanan menunjuk ke arah kiblat dari awal sampai akhir tanpa digerakkan.
  • Pandangan mata ke arah telunjuk kanan.
  • Posisi kepala tidak dipermasalahkan apakah miring ke kanan atau tidak, kepala miring ke kanan merupakan efek dari duduk bertumpu bokong bagian kiri.

Membaca, "Attahiyyatullilah, wassholatu watthoyibat. Assalamu'alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu'alaina wa 'ala 'ibadillahissholihin. Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu warosuluh. Allahuma sholli 'ala Muhammad, wa 'ala ali Muhammad, kama shollayta 'ala Ibrohim, wa ali Ibrohim. Wa barik 'ala Muhammad wa ali Muhammad, kama barokta 'ala Ibrohim wa ali Ibrohim. Innaka hamidum majiid."

Doa tambahan, "Allahuma inni a'udzubika min 'adzabi jahannam, wa min adzabil qobr, wa min fitnatil mahya walmamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjaal," secara sirr.

22. Salam

Imam menengok ke kanan sambil mengucapkan salam secara jahr, kemudian menengok ke kiri sambil mengucap salam secara jahr. Setelah imam selesai, makmum menengok ke kanan sambil mengucapkan salam secara sirr, kemudian menengok ke kiri sambil mengucapkan salam secara sirr.

Adapun ucapan salam terdapat 3 pilihan:

  1. Assalamu'alaikum.
  2. Assalamu'alaikum warahmatullah (Paling banyak digunakan).
  3. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikian artikel Tuntunan Salat Subuh Sesuai Putusan Tarjih Muhammadiyah oleh PRM & PRA Ulujami, semoga bisa menjadi penuntun dalam memudahkan belajar Islam.